IMAJI.LIVE, MEDAN – Selain melakukan evakuasi korban, layanan kesehatan di Lombok terus dikuatkan. Layanan kesehatan untuk korban dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan relawan.
Bahkan dua kapal rumah sakit turut dikerahkan untuk membantu korban luka yang mencapai ribuan orang.
“Kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso milik TNI sudah sandar di Lombok Utara pada 7/8/2018 pukul 19.45 WIB dan langsung melayani pasien korban gempa. Kapal RS Apung Prabu Airlangga dalam perjalanan ke Lombok Utara,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (9/8/2018).
Selain itu, terdapat pula rumah sakit lapangan yang yang sudah beroperasi.
“Rumah sakit lapangan sudah beroperasi melayani masyarakat yaitu di Sembalun di Lombok Timur yaitu RS Batalyon Kesehatan 1, dan di Lombok Utara ada 2 rumah sakit lapangan yaitu dari RS Yonkes 2 oleh Marinir dan Kostrad,” lanjutnya.
Tak ketinggalan rumah sakit dan puskesmas yang ada juga terus melakukan pelayanan kesehatan.
Upaya terus diintensifkan untuk melayani masyarakat korban gempa. Termasuk persoalan pasokan listrik yang sempat padam.
“Perbaikan listrik terus dilakukan oleh 13 Tim PLN. Listrik sudah menyala di Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Perbaikan listrik di sepanjang daerah Tanjung menuju Pemenang Lombok Utara berlangsung selama 2-3 hari. Pembuatan sumur bor, sanitasi dan MCK terus dilakukan Kementerian PU Pera,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mewaspadai berita hoax yang dapat membuat suasana keruh.
“Masyarakat diimbau tetap tenang. Tidak terpancing pada hoax atau informasi yang menyesatkan,” pungkasnya.
- TAGS
- rumah sakit
- TNI
- kapal
- lombok
- gempa lombok
FOLLOW US
-
16 Agustus 2018
-
13 April 2018
-
31 Desember 2017
-
25 Juli 2018
-
03 Maret 2018
-
02 September 2018
-
31 Agustus 2018
-
31 Agustus 2018
-
31 Agustus 2018
-
31 Agustus 2018