IMAJI.LIVE, MEDAN – Samar-samar dari kejauhan dentuman music khas folk menghentak kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Minggu (23/06/2019).
Bertempat di Chirurgie Cafe & Book Medan, sekelompok anak muda yang kemudian terlibat dalam event Road To Kreak Ujung Sumatera, tampil elegan pada kegiatan yang diprakarsai Afront Medan.
Selain penampilan live band, event ini turut menampilkan kolaborasi apik antara musisi dan seniman; visual art dan visual mapping.
Baca juga: Kreakfest2018 Menyatukan Komunitas, Wadah Berbicara dan Berkarya
Pada genre visual art, Afront Medan berkolaborasi dengan Wendo Art yang mempersembahkan Repurpose art.
Adapun repurpose art merupakan aktivitas seni yang mendaur ulang barang tak terpakai dan mengubahnya menjadi layak pakai.
"Afront Medan selama ini sudah melakukan banyak kolaborasi dengan berbagai komunitas visual art, kali ini kami berkolaborasi dengan Wendo art," kata Kristian Galahita dari Afront Medan.
Baca juga: Mbrace Ajarkan Anak Muda Medan Visual Mapping
Tidak hanya dalam visual art, Afront Medan juga berkolaborasi dengan komunitas visual mapping seperti Intens Visual (Gifran).
Kolabarasi yang dilakukan adalah mengambarkan culture pribumi di Medan dalam bentuk visual digital di videotron.
Muhammad Jusuf Habibie, salah satu anggota Afront Medan, menjelaskan pengkolaborasian ini dilakukan untuk mengangkat etnik budaya yang ada di Medan dalam bentuk etnik modern.
"Kami membuat sebuah pertunjukan motion bersama Gifran (Intens Visual), saya membuat gambarnya dan Gifran menggerakkan gambar tersebut di videtron," ungkap Usup.(*)
- TAGS
- kreak medan
- kreak
FOLLOW US
-
13 April 2018
-
16 Agustus 2018
-
12 Oktober 2018
-
31 Desember 2017
-
13 April 2018
-
20 Juni 2019
-
20 Juni 2019
-
20 Juni 2019
-
19 Juni 2019
-
19 Juni 2019